Skip to main content
x
TKI Bermasalah Dipulangkan Usai Meminta Perlindungan KBRI Riyadh.(Dok:Google)

TKI Meminta Perlindungan KBRI Riyad Diduga Adanya Masalah Majikan

Indonesiaraja.com, Jakarta - Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Kementerian luar Negeri Muhammad Iqbal mengatakan, 6 orang TKI meminta perlindungan kepada kedaulatan Besar RI di Riyadh, Arab Saudi, saat ini telah dipulangkan ke Indonesia.

Diketahui, Pekerja Migran Indonesia (PMI) ingin pemerintah memulangkan mereka dari Saudi. Hingga sampai berita itu ke Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md.

Dengan adanya teknologi keberadaan TKW di Arab Saudi ditemukan keberadaannya.

"Betul, dengan adanya teknologi canggih, penyidik Siber Polri (Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri) langsung menemui korban tersebut," ujar Mahfud dalam Twitternya, Kamis (26/1/2023).

Keenam TKI didatangkan oleh PT Al-Jeraisy. Mereka meminta perlindungan ke KBRI setelah kabur dari majikannya bulan Februari-Maret 2017. Salah satu TKI mengatakan ada sekitar 300 orang yang mengalami nasib yang sama seperti di Riyadh. Dengan kejadian yang sama disekap majikan.

Menurut Iqbal, perkara yang dialami 6 TKI pada umumnya melalui penyaluran TKI secara illegal. Melalui agen yang tak memenuhi prosedural serta dari permintaan kerja oleh KBRI. Sementara rekrutmen calon pekerja tak sesuai mekanisme yang ada.

"Mereka di rekrut untuk bekerja sebagai Cleaning Service, namun nyatanya menjadi asisten rumah tangga," ujar Iqbal.(Indoraja/DMW).

Salah satu TKI yang dipulangkan menyebut ada sekitar 300 orang mengalami nasib yang sama dengan mereka saat di Riyadh. Mereka diduga banyak yang disekap oleh majikan.


Baca artikel CNN Indonesia "KBRI Riyadh Pulangkan Enam TKI Usai Kabur dari Majikan" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20170402195255-120-204413/kbri-riyadh-pulangkan-enam-tki-usai-kabur-dari-majikan.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/