Skip to main content
x
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu, Jumat 1/11/24 (Foto:Hanny

BNNP Bengkulu Berhasil Menangkap Penyalahgunaan Narkotika Merupakan Mahasiswa Negeri Bengkulu

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Dua tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis ganja berhasil diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu, Jumat 1/11/24. 

Dua tersangka tersebut berinisial FR (23) dan MC (22) merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Bengkulu yang saat ini tengah duduk di semeter 11. Mereka ditangkap setelah paket ganja yang mereka pesan dari Sumatera Utara tiba di Bengkulu melalui jalur ekspedisi.

Kepala BNNP Bengkulu melalui Kepala Bidang Pemberantasan, Kombes Pol. Muhammad menyampaikan penangkapan kedua tersangka, kata Kombes Pol Muhammad, dilakukan melalui operasi under buycover yang diinisiasi berdasarkan informasi adanya pengiriman ganja.

"Kita dapat informasi bahwa ada paket parcel yang diduga berisi ganja yang akan masuk ke provinsi Bengkulu melalui ekspedisi. Dari hasil penyelidikan dan informasi tersebut, kita berhasil mengamankan ganja tersebut," ujar Kombes Pol Muhammad di Kantor BNNP Bengkulu

Pada hari Senin 28 Oktober 2024 sekitar pukul 12.00 wib, paket berisi ganja seberat kurang lebih 2 kilogram tiba di Bengkulu dan langsung diamankan oleh petugas.

Dalam kasus ini, petugas yang menyamar melakukan pengiriman barang untuk mengungkap aktivitas ilegal yang dilakukan oleh FR dan MC. Setelah penyelidikan, diketahui bahwa keduanya merupakan pemesan ganja yang dikirim dari Medan.

Mereka tinggal di rumah kos di kawasan Kandang Limun, Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Saat penggeledahan dilakukan, petugas menemukan barang bukti seperti timbangan dan sisa paket ganja, yang menunjukkan bahwa mereka terlibat dalam perdagangan narkoba.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, ini merupakan kali kedua mereka memesan ganja dari seseorang berinisial L di Medan, Sumatera Utara," sambungnya

Kabid Pemberantasan BNNP Bengkulu, Kombes Pol. Muhammad, menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami keterangan dari FR dan MC. Selain itu, mereka juga memburu seorang pelaku berinisial L, yang merupakan rekan tersangka dan diduga terlibat dalam pengiriman paket ganja tersebut.

Pendalaman ini bertujuan untuk mengungkap jaringan lebih besar yang terlibat dalam peredaran narkoba, serta memastikan semua pelaku yang terlibat dapat diusut secara hukum.

"Kita masih dalami dan buru pihak lainnya. Dari handphone yang kita amankan dari tersangka, nomor pelaku L sudah tidak aktif lagi," pungkasnya

 

 

 

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Mevitasari