Dalam 24 Jam, Polda Bengkulu Terima 20 Laporan Masyarakat, Situasi Tetap Kondusif
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Situasi keamanan di Provinsi Bengkulu masih dalam keadaan kondusif, berdasarkan laporan yang diterima oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu dari masyarakat selama periode 24 jam pada 15 hingga 16 Desember 2024.
Dalam kurun waktu tersebut, Polda Bengkulu beserta polres jajaran mencatat total 20 laporan yang masuk, dengan berbagai kasus yang meliputi tindak kriminal dan kecelakaan lalu lintas.
Di Polresta Bengkulu, tercatat 9 laporan yang meliputi kasus kebakaran toko, penganiayaan, persetubuhan terhadap anak, dua laporan pengerokan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta dua laporan penggelapan dan pencurian.
Polres Bengkulu Utara menerima 2 laporan, yakni kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan pencurian dengan pemberatan (curat). Sementara di Polres Bengkulu Selatan terdapat 1 laporan mengenai kasus penggelapan. Di Polres Seluma, ada 3 laporan, terdiri dari 2 laporan pencurian dan satu laporan penganiayaan.
Di Polres Rejang Lebong, ada 2 laporan, yaitu kasus penganiayaan dan aksi solidaritas terhadap Palestina. Polres Kaur mencatatkan 1 laporan terkait kejahatan di sektor minyak dan gas (migas), dan Polres Mukomuko melaporkan 2 kasus yakni pencurian dan laka lantas.
"Selama 24 jam terakhir, ada 20 laporan yang terdata di Polda Bengkulu, namun sejauh ini belum ada kasus yang menonjol. Semua laporan ini tengah ditangani oleh masing-masing Polres," jelas Kombes Pol Anuardi, S.Ik., M.Si., Kabid Humas Polda Bengkulu, Senin (16/12/2024).
Kombes Pol Anuardi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat berkendara di jalan raya, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia meminta peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
"Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan kerjasama dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat di Provinsi Bengkulu agar situasi tetap kondusif dan aman," tutup Kabid Humas Polda Bengkulu.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Meviitasari
- 250019 views
